Sunday, September 30, 2012

APBN INDONESIA TAHUN 2012

Untuk mengatur kegiatan perekonomian nasional, suatu negara harus membuat anggaran pendapatan dan belanja, begitu pula dengan Indonesia. 

APBN atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara adalah suatu daftar yang memuat perincian sumber-sumber pendapatan negara dan jenis-jenis pengeluaran negara dalam jangka waktu satu tahun (1 januari - 31 desember), yang ditetapkan dengan undang-undang dan dilaksanakan secara terbuka dan bertanggung jawab untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. 

FUNGSI APBN 
Fungsi APBN jika ditinjau dari kebijakan fiskal :
  • Fungsi Alokasi :  APBN dapat digunakan untuk mengatur alokasi dana dari seluruh pendapatan negara kepada pos-pos belanja untuk pengadaan barang-barang dan jasa publik, serta pembiayaan pembangunan lainnya.
  • Fungsi Distribusi : Bertujuan untuk menciptakan pemerataan atau mengurangi kesenjangan antar wilayah, kelas sosial maupun sektoral. APBN selain digunakan untuk kepentingan umum yaitu untuk pembangunan dan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan, juga disalurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk subsidi, beasiswa dan dana pensiun. Subsidi, beasiswa dan dana pensiun merupakan bentuk dari transfer payment. Transfer payment adalah pengalihan pembiayaan dari satu sektor ke sektor lainnya.
  • Fungsi Stabilitas :  APBN merupakan salah satu instrumen bagi pengendalian stabilitas perekonomian negara di bidang fiskal. Misalnya jika terjadi ketidakseimbangan yang sangat ekstrem maka pemerintah dapat melakukan intervensi melalui anggaran untuk mengembalikan pada keadaan normal.
Fungsi APBN jika ditinjau dari sisi manajemen :
  • Pedoman bagi pemerintah untuk melakukan tugasnya pada periode mendatang.
  • Alat kontrol masyarakat terhadap kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah.  
  • Untuk menilai seberapa jauh pencapaian pemerintah dalam melaksanaan kebijakan dan program-program yang direncanakan.
TUJUAN APBN 
 sebagai pedoman penerimaan dan pengeluaran negara dalam melaksanakan tugas kenegaraan untuk meningkatkan produksi, memberi kesempatan kerja dan menumbuhkan perekonomian, untuk mencapai kemakmuran masyarakat. 

Berikut merupakan APBN INDONESIA TAHUN 2012







Alokasi belanja Pemerintah Pusat 2012 difokuskan untuk memberikan dukungan terhadap :
  1. peningkatan belanja infrastruktur;
  2. pelaksanaan klaster 4, yang terdiri dari 6 program utama, dan 3 prioritas utama;
  3. program perlindungan sosial dalam bentuk program Jamkesmas, program keluarga harapan (PKH), program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM), BOS, dan raskin;
  4. peningkatan belanja untuk bidang perekonomian yang ditujukan untuk perluasan dan percepatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkualitas;
  5. implementasi anggaran berbasis kinerja oleh K/L dengan pendekatan pencapaian output dan outcome;
  6. peningkatan kemampuanpertahanan menuju minimum essential force;
  7. perbaikan kesejahteraan aparatur Negara dan perluasan kebijakan reformasi birokrasi;
  8. pengendalian pengangkatan PNS pusat dan daerah dengan mengarahkan kepada kebijakan zero growth;
  9. pengalokasian anggaran subsidi agar lebih tepat sasaran;
  10. peningkatan efisiensi dan efektivitas belanja negara; serta
  11. pengalokasian anggaran pendidikan 20 persen dari APBN dan mengarahkan pemanfaatan anggarannya untuk meningkatkan aksesibilitas serta kualitas sarana dan prasarana pendidikan.
Untuk penjelasan lebih lanjut, silahkan klik link berikut ini APBN INDONESIA TAHUN 2012 

 RENI SETIYANI
C1C010037
S1 AKUNTANSI 2010
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
cc Yanuar E Restianto

No comments: